Asam Urat
adalah penyakit dari sisa metabolisme zat
purin yang berasal dari sisa makanan yang kita konsumsi. Purin sendiri
adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari
tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup
terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut,
maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran
dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil
perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit
tertentu. Asam urat biasanya sering menyerang seseorang yang berusia
lanjut, untuk
pria biasanya berusia 40 tahun ke atas, sedangkan wanita saat memasuki
usia menopause. Sebagian besar orang yang menderita asam urat biasanya
juga mempunyai penyakit lain seperti penyakit ginjal, penyakit diabetes,
atau hipertensi.
Apa Saja Gejala Asam Urat ?
- Sendi terasa nyeri, ngilu, linu, kesemutan dan bahkan sampai membengkak dan berwarna kemerahan (meradang)
- Biasanya pada persendian terasa nyeri saat pagi hari (baru bangun tidur) atau malam hari.
- Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali.
- Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku.
- Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.
Lalu Apa saja Penyebab Asam Urat?
- Konsumsi zat-zat yang banyak mengandung purin secara berlebihan.
- Zat purin dalam jumlah banyak masuk dalam tubuh, kemudian melalui metabolisme berubah menjadi asam urat.
- Terjadinya peningkatan Kadar asam urat dalam tubuh, sehingga ginjal kita tidak mampu untuk membuang kelebihan asam urat.
- Banyaknya kristal asam urat yang berlebih menumpuk di persendian.
- Akibatnya sendi kita terasa nyeri, membengkak, meradang, panas dan kaku.
Kadar Asam Urat Normal
Kadar asam urat dapat diukur dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.
Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.
Kadar asam urat dapat diukur dengan dua cara, Enzimatik dan Teknik Biasa. Kadar asam urat normal menurut tes Enzimatik maksimum 7 mg/dl. Sedangkan pada Teknik Biasa, nilai normalnya maksimum 8 mg/dl. Kadar asam urat diatas normal disebut hiperurisemia.
Kadar asam urat normal pada pria dan perempuan berbeda. Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.
Penyakit asam urat (Gout) digolongkan menjadi penyakit gout primer dan penyakit gout sekunder.
Pada penyakit gout primer, 99 persen penyebabnya
belum diketahui (idiopatik). Diduga berkaitan dengan kombinasi faktor
genetic dan faktor hormonal yang menyebabkan gangguan metabolisme yang
dapat mengakibatkan meningkatnya produksi asam urat atau bisa juga
diakibatkan karena berkurangnya pengeluaran asam urat dari tubuh.
Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengkonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.
Faktor Risiko
Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang memiliki kadar asam urat yang tinggi
Penyakit gout sekunder disebabkan antara lain karena meningkatnya produksi asam urat karena nutrisi, yaitu mengkonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.
Faktor Risiko
Beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang memiliki kadar asam urat yang tinggi
- Gaya Hidup : Konsumsi makanan yang mengandung purin yang tinggi, konsumsi alkohol, dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
- Kondisi Medis : Kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hiperkolesterolemia, sering dikaitkan dengan kasus asam urat
- Obat-obatan : Pemakaian obat seperti diuretik, aspirin harus diperhatikan dan dikonsultasikan ke dokter karena dapat meningkatkan kadar asam urat.
- Genetik : Beberapa orang yang memiliki riwayat keluarga dengan sejarah asam urat juga merupakan salah satu faktor Risiko
- Usia dan Jenis Kelamin : Pria memiliki risiko lebih besar untuk terkena gangguan radang karena asam urat, tapi wanita yang telah memasuki masa menopause juga memiliki resiko yang sama besarnya dengan pria.
Komplikasi
Kadar asam urat dalam darah yang senantiasa tinggi resiko menimbulkan berbagai macam kompilkasi seperti pirai, batu ginjal serta dapat pula berujung pada gagal ginjal. Menurut situs mayoclinic.com, pasien yang memiliki kadar asam urat yang tinggi dapat menderita darah tinggi, penyakit ginjal kronis ataupun gagal jantung dikemudian hari.
Kadar asam urat dalam darah yang senantiasa tinggi resiko menimbulkan berbagai macam kompilkasi seperti pirai, batu ginjal serta dapat pula berujung pada gagal ginjal. Menurut situs mayoclinic.com, pasien yang memiliki kadar asam urat yang tinggi dapat menderita darah tinggi, penyakit ginjal kronis ataupun gagal jantung dikemudian hari.
Cara Mencegah Asam Urat
Bagaimana
cara mencegah dan mengobatinya? Cara yang terbaik tentu dengan
menghindari makanan tinggi purin seperti yang disebutkan di atas.
Beberapa hal yang menarik antara lain:
- Konsumsi kopi (bukan teh) dapat menurunkan kadar asam urat secara signifikan (menarik ya?)
- Dalam kondisi terjadi serangan akut, obat penurun asam urat justru memperberat rasa sakit sehingga harus dihindari
- Konsumsi alkohol akan menurunkan buangan asam urat melalui ginjal
- Minum air minimal 8 gelas sehari efektif untuk membuang asam urat
Bila
hal di atas sudah Anda lakukan dan belum berhasil, maka diperlukan
peranan dokter dalam memberikan obat pengendali asam urat.
Itulah
penjelasan mengenai pengertian asam urat dan cara
mengatasi asam urat. Semoga artikel di atas dapat bermanfaat bagi kamu
yang membutuhkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar