Jumat, 30 Januari 2015

Informasi Penyakit Stroke

Sekilas Mengenai Stroke !!

Stroke adalah penyakit otak paling destruktif dengan konsekwensi berat, yang merupakan penyakit serbrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) yang terjadi karena berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena tercatat didunia merupakan sebuah penyakit yang menempati urutan ketiga sebagai penaykit yang menyebabkan angka kematian tertinggi didunia. Selain menyebabkan kematian, penderita stroke yang selamat dari serangan maut ini kebanyakan mengalami kecatatan baik itu disebagian tubuhnya ataupun seluruh tubuhnya.

Penyebab Stroke

  • Faktor Resiko Medis
Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga.
  • Faktor Resiko Prilaku
Faktor resiko perilaku disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak/olahraga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah suasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Gejala Penyakit Stroke

  • Terdapat gangguan penglihatan disalah satu mata atau keduanya
  • Lemah, pusing dan sering bingung
  • Mengalami kesulitan dalam berbicara, mencakup juga berbicara dengan intonasi yang kacau
  • Tidak mampu berjalan atau ataxia
  • Mengalami hilang ingatan sebagian atau tiba-tiba hilang kesadaran
  • Mengalami kesulitan koordinasi antara tangan dan lengan
  • Pada satu sisi tubuh mengalami lemah dan kelumpuhan.
Resiko kematian dalam bulan pertama berbeda-beda bergantung pada jenis stroke : resiko tersebut sekitar 20% untuk stroke iskemik, 40-70% untuk pendarahan intaserebrum dan sekitar 40% untuk pendarahan subaraknoid.

Pemulihan Penderita Stroke

Apa yang harus dilakukan saat pulang kerumah setelah stroke?

Pemulihan penderita stroke pulang kerumah adalah penyesuaian besar. Untuk penderita stroke, mungkin sulit untuk mentransfer keterampilan yang dipelajari selama rehabilitasi dirumah sakit kerumah. Jaga lebih banyak masalah yang disebabkan oleh gejala stroke mungkin muncul saat mencoba untuk kembali ke aktivitas lama. Selama waktu ini, penderita stroke dan keluarga perlu belajar bagaimana stroke akan mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan dapat membuat penyesuaian yang diperlukan.

Penyesuaian ini merupakan tantangan fisik dan emosional untuk keluarga yang merawat serta penderita stroke itu sendiri. Banyak waktu mungkin siperlukan untuk memenuhi kebutuhan dukungan penderita stroke.

Stroke dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Ketika seorang pasien stroke pulang kerumah, lingkunag rumah itu sendiri juga dapat mempengaruhi kinerja seseorang. Pemulihan penderita stroke efek seperti kelemahan, kelumpuhan, masalah dengan keseimbangan atau koordinasi, sakit atau mati rasa, masalah dnegan memori atau berfikir, kelelahan dan masalah dengan kontrol kandung kemih atau usus semua bisa mengubah cara seseorang berfungsi di rumah.

Beberapa mungkin tidak diperhatikan sampai penderita stroke yang kembali ke tugas sehari-hari. Karena setiap orang adalah unik, perubahan rumah yang paling efektif ketika mereka memenuhi kebutuhan spesifik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar